Deutero Malayan

Deutero (deutro) Malayan atau Melayu Muda, adalah istilah yang pernah muncul untuk menunjuk orang-orang yang memenuhi daratan Asia Tenggara antara 1500 SM hingga 500 M.

Malaysia, Brunei dan Indonesia termasuk daerah utama persebaran Deutero Malayan, yang datang pada Zaman Logam (antara 1500 SM hingga 500 M).
Deutero Malayan dinyatakan berbeda dengan Proto Malayan, karena menurut para arkeolog suku bangsa Proto Malayan datang menyebar ke wilayah Asia Tenggara hingga kepulauan Andaman Nicobar dan Madacascar jauh sebelum keberadaan orang-orang Deutero Malayan, antara 7000 SM hingga 2000 SM.
Menurut para arkeolog secara fisik, menyimpulkan bahwa sebenarnya hampir tidak ada perbedaan mendasar secara arkeologis antara suku bangsa Proto Malayan dengan Deutero Malayan, karena mungkin saja mereka berasal dari tempat yang sama. Pendapat lain, mengatakan bahwa orang-orang Deutero Malayan adalah merupakan keturunan campuran dari orang-orang Proto Malayan dengan bangsa-bangsa lain.

Orang Deutero Malayan dalam perjalanan migrasinya membawa teknologi yang lebih maju dan juga teknik persalinan yang lebih baik dibanding dengan orang Proto Malayan yang cenderung mengisolasi diri di pedalaman hutan dan pegunungan dan semi primitif. Sehingga dalam perkembangannya orang Deutero Malayan cepat berkembang memenuhi kawasan Asia Tenggara.

Penyebaran suku bangsa Deutero Malayan di Indonesia adalah Aceh, Minangkabau, Jawa, Sunda, Melayu, Betawi dan lain-lain.

referensi:
- http://email.eva.mpg.de/~gil/ismil/6/abstracts/anderbeck.html
- http://id.wikipedia.org/wiki/Melayu_Proto
- http://deuteromalay.blogspot.com/